Bandung – Klasemen MotoGP Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di musim MotoGP 2025 setelah tampil impresif dalam beberapa seri terakhir.
Dengan hasil konsisten di podium, pembalap asal Spanyol itu kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025.
Marquez mencatatkan kemenangan penting di Sirkuit Silverstone akhir pekan lalu yang membuatnya memperlebar jarak poin dari para pesaingnya.
Saat ini, ia mengumpulkan total 248 poin, unggul 39 poin dari pesaing terdekatnya, Francesco Bagnaia.
Penampilan Marquez sepanjang musim ini menjadi pembuktian bahwa ia belum habis dan masih layak disebut salah satu legenda MotoGP.

Baca Juga : Minuman Hangat yang Wajib Dicoba Saat Bandung Dingin
Setelah masa-masa sulit akibat cedera, Marquez kembali menemukan performa terbaiknya di atas motor pabrikan Ducati.
Perpindahannya ke Ducati awal musim 2025 sempat menimbulkan banyak tanda tanya, tetapi kini semua terjawab dengan hasil gemilang.
Ia bukan hanya sekadar adaptasi, tetapi berhasil mendominasi dengan motor yang lebih stabil dan kompetitif.
Kemenangan di Silverstone menjadi yang keenam bagi Marquez
Konsistensi tersebut menjadi kunci keberhasilannya menjaga posisi puncak klasemen di tengah persaingan yang ketat.
Sementara itu, Bagnaia harus puas finis di posisi keempat di balapan terakhir, yang membuatnya kehilangan poin penting.
Pembalap asal Italia itu kini menghadapi tekanan besar untuk mengejar ketertinggalannya dalam lima seri tersisa.
Jorge Martin, yang sempat mengawali musim dengan performa agresif, kini tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 193 poin.
Martin mengalami beberapa hasil kurang maksimal dalam tiga seri terakhir yang memengaruhi posisinya di klasemen.
Sementara itu, rookie Pedro Acosta tampil mengejutkan dan kini menempati posisi keempat klasemen dengan 178 poin.
Meski belum meraih kemenangan, konsistensinya finis lima besar membuatnya jadi ancaman serius di sisa musim.
Di sisi lain, Fabio Quartararo tampak kesulitan dengan performa Yamaha musim ini dan terpuruk di posisi ketujuh.
Quartararo baru sekali naik podium dan sering kesulitan bersaing di trek-trek cepat yang menuntut power mesin.






