Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

UMKM Binaan Bank bjb K-Pizza Kebanjiran Pembeli di WJF 2025

Skintific

BAndung – UMKM Binaan Bank bjb Antusiasme masyarakat memadati area West Java Festival (WJF) 2025 di Gedung Sate, Bandung, akhir pekan ini. Di tengah semaraknya acara, salah satu stan kuliner yang mencuri perhatian pengunjung adalah K-Pizza, usaha mikro binaan Bank bjb yang berhasil menarik antrian panjang pembeli sejak hari pertama festival dibuka.

K-Pizza menjadi magnet tersendiri di antara ratusan pelaku UMKM yang tampil di ajang tahunan terbesar di Jawa Barat tersebut. Aroma keju panggang yang menggoda serta tampilan pizza mini dengan cita rasa khas lokal membuat banyak pengunjung penasaran untuk mencoba.

Skintific

Kreativitas Lokal dengan Sentuhan Internasional

UMKM Binaan Bank bjb
UMKM Binaan Bank bjb

Baca Juga : Menikmati Hindangan Sarapan Sambil Berjemur di WJF 2025

K-Pizza merupakan salah satu UMKM kuliner kreatif yang berinovasi menggabungkan konsep pizza khas Italia dengan cita rasa Nusantara. Tidak seperti pizza konvensional yang menggunakan topping sosis atau pepperoni, K-Pizza menawarkan varian unik seperti rendang pizza, ayam geprek pizza, hingga pizza sambal matah.

Pemilik K-Pizza, Rizky Ananda (28), mengaku bangga bisa tampil di ajang sebesar WJF 2025. Ia mengatakan, dukungan dari Bank bjb telah menjadi pendorong utama bagi usahanya untuk berkembang, baik dari segi modal, pelatihan bisnis, hingga promosi digital.

“Awalnya kami hanya jualan lewat daring dan di beberapa bazar kecil. Setelah ikut program binaan Bank bjb, kami belajar banyak tentang manajemen usaha, packaging, sampai cara menjangkau pasar yang lebih luas. Sekarang produk kami bisa dikenal masyarakat luas, terutama lewat event seperti WJF ini,” ujar Rizky dengan wajah sumringah.


Dukungan Bank bjb untuk UMKM Naik Kelas

Program pembinaan UMKM yang dijalankan oleh Bank bjb bukan sekadar memberikan bantuan modal, melainkan juga pendampingan secara menyeluruh. Mulai dari pelatihan digital marketing, pembukuan modern, hingga akses ke berbagai platform penjualan online dan offline.

Direktur Utama Bank bjb, Yuddy Renaldi, dalam sambutannya di acara pembukaan WJF 2025 menyampaikan bahwa Bank bjb berkomitmen menjadi mitra strategis bagi UMKM Jawa Barat untuk naik kelas dan go digital.

“Kami percaya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Melalui ajang seperti West Java Festival, kami ingin memperlihatkan hasil nyata dari pembinaan yang kami lakukan. K-Pizza adalah contoh nyata bagaimana kreativitas dan dukungan finansial bisa menghasilkan produk lokal yang berdaya saing tinggi,” ujar Yuddy.


Daya Tarik Kuliner Lokal yang Menggoda Wisatawan

Stan K-Pizza di arena WJF 2025 selalu ramai dikunjungi pengunjung. Dalam sehari, usaha ini mampu menjual lebih dari 800 potong pizza mini, jumlah yang jauh di atas penjualan harian biasanya.

“Rasanya enak banget, gurihnya pas dan unik karena ada sambal matahnya. Baru kali ini saya makan pizza yang benar-benar terasa Indonesia-nya,” kata Dewi (32), salah satu pengunjung asal Bogor.

Selain menjual produk, K-Pizza juga membuka sesi demo masak interaktif, di mana pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan pizza khas mereka. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan keluarga muda yang datang ke festival.


West Java Festival 2025: Panggung Besar bagi UMKM Lokal

Tahun ini, WJF mengusung tema “Jabar Juara Berkelanjutan”, dengan fokus pada digitalisasi ekonomi dan pemberdayaan pelaku UMKM.

Lebih dari 600 pelaku UMKM berpartisipasi dalam festival ini, menampilkan beragam produk unggulan mulai dari makanan, fesyen, kriya, hingga teknologi digital. Bank bjb menjadi salah satu mitra utama yang memfasilitasi pelaku usaha untuk menampilkan produk mereka di ajang ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (atau pejabat penerusnya pada tahun 2025) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan WJF 2025. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“UMKM seperti K-Pizza ini adalah contoh nyata semangat inovasi anak muda Jabar. Mereka bukan hanya menjual produk, tapi juga menjual kreativitas dan cerita lokal yang menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.


Dampak Ekonomi yang Signifikan

Keberhasilan K-Pizza dan UMKM binaan Bank bjb lainnya di ajang WJF 2025 menjadi bukti nyata bahwa sektor usaha mikro memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian daerah. Selain meningkatkan omzet penjualan, partisipasi di festival ini juga memperluas jaringan mitra dan membuka peluang investasi baru.

Menurut data panitia, transaksi di area UMKM selama dua hari penyelenggaraan WJF 2025 telah menembus Rp 3,5 miliar, dengan sektor kuliner menyumbang hampir separuh total transaksi.


Penutup: Dari Stan Kecil ke Peluang Besar

Bagi Rizky dan tim K-Pizza, pengalaman di West Java Festival 2025 bukan hanya soal omzet, tapi juga soal pembuktian bahwa produk lokal mampu bersaing dengan merek besar.

“Kami ingin buktikan bahwa pizza lokal juga bisa mendunia. Kalau ada niat, kerja keras, dan dukungan seperti dari Bank bjb, semuanya mungkin,” ucap Rizky penuh semangat.

Kesuksesan K-Pizza menjadi inspirasi baru bagi pelaku UMKM lainnya di Jawa Barat — bahwa dari dapur kecil pun, bisa lahir cita rasa besar yang menggugah selera banyak orang. Dengan dukungan berkelanjutan dari Bank bjb dan pemerintah daerah, semangat “UMKM Juara” bukan sekadar slogan, tapi kenyataan yang kini semakin terasa di lapangan.

Skintific